Nasional

Bea Cukai Perkuat Sinergi dengan Instansi Lain

“BNN sebagai leading sector pemberantasan narkotika, TNI-POLRI sebagai unsur keamanan dan ketertiban nasional, Bea Cukai sebagai border protection, Kementerian Kesehatan (BPOM) sebagai pengawas dan pemberi perizinan ekspor dan impor narkotika, Kemensos yang berperan dalam rehabilitasi sosial serta kementerian/lembaga lainnya sebagai supporting,” ungkapnya.

Bea Cukai Wilayah Sulawesi Bagian Selatan juga menjalin sinergi dengan berbagai aparat penegak hukum. Kali ini penguatan sinergi tersebut dilakukan dalam Kegiatan latihan gabungan penanganan pesawat udara asing setelah pemaksaan mendarat (force down landing) oleh Kemenkopolhukam dan TNI AU.

Latihan bersama ini merupakan tindak lanjut dari Penandatanganan Kesepakatan Bersama (PKB). Adapun kesepakatan bersama yang telah ditandatangani pada tanggal 24 Februari 2020 tahun lalu ini, ditanda tangani oleh 12 Kementerian/Lembaga yang terdiri dari, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, Kementrian Pertanian Republik Indonesia, Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kementerian Keuangan Republik Indonesi, TNI, Perum LPP Navigasi Penerbangan Indonesia, PT. Angkasa Pura I, dan PT. Angkasa Pura II.

Menkopolhukam dalam sambutannya menyampaikan latihan yang kita selenggarakan ini merupakan wujud sinergitas yang baik antara Kementrian dan lembaga dalam melaksanakan tugasnya masing-masing, sehingga bukan hanya aturan tetapi pemahaman serta aplikasinya jika memang peristiwa tersebut benar benar terjadi dilapangan.

Diharapakan setelah simulasi ini, masing masing instansi sudah mengerti, dan tidak ada kejadian lempar tanggung jawab.

“Dengan mengerti tugas masing masing instansi, menjadi bentuk kesiap-siagaan kita dalam menujukkan dan menegakan kedaulatan bangsa di wilayah ruang udara, sekaligus menjaga martabat sebagai negara berdaulat di pergaulan bangsa-bangsa dunia.” tegas Menkopolhukam. (ipo)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button