Nasional

Bea Cukai Lanjutkan Sosialisasikan Kepabeanan di Berbagai Daerah

Di Jakarta, Bea Cukai Marunda kembali mengadakan asistensi kepada pengguna jasa terkait aktivasi modul Ceisa TPB. Asistensi dan monitoring modul TPB terbaru kepada para pengusaha penerima fasilitas TPB berlangsung selama 5 hari kerja. “Asistensi yang kami berikan berupa instalasi dan aktivasi modul TPB. Selain itu, juga diberikan tutorial cara mencadangkan data dari modul TPB. Mencadangkan data tidak hanya berguna dalam mencegah cyber attack, tapi juga berjaga-jaga jika suatu hari data atau file dibutuhkan kembali,” ujar Hendra Yerison selaku Kepala Seksi Pengolahan Data dan Administrasi Dokumen Bea Cukai Marunda.

Selanjutnya, di Sumatera Utara, Bea Cukai Belawan sosialisasikan implementasi single submisson joint inspection quarantine customs (SSm JIQC) pada pemasukan hasil perikanan. Sosialisasi secara luring kali ini dihadiri oleh Kepala Pusat Pengendalian Mutu Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dan pihak terkait lainnya. SSm JIQC ini merupakan bagian kecil dari program nasional yang ada pada Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional. Dengan menghilangkan repetisi pengurusan dokumen di beberapa instansi, SSm JIQC dapat mengurangi dwelling time di Pelabuhan Belawan.

“Pada era idustri 4.0 ini, sistem otomasi dan pertukaran data berkembang dengan pesat. Bea Cukai terus mengembangkan sistem otomasi untuk memberikan kenyamanan pada pengguna jasa untuk menjalankan usahanya. Tidak berhenti pada SSm JIQC, Bea Cukai juga mengembangkan dan menyempurnakan DO online, SP2 online, dan SSm Pengangkut demi terciptanya ekosistem logistik nasional yang meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia,” pungkas Kepala Kantor Bea Cukai Belawan, Tri Utomo Hendro Wibowo. (ipo)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button