Nasional

Pembajakan Woyla, Penumpang Histeris Diturunkan di Bandara Penang

Semua pesawat dari arah barat yang mendarat ke Singapura, kmudian dibelokkan semua. Artinya jalur tersebut hanya untuk pesawat Woyla.

“Kita dapat prioritas ke Penang,” tuturnya.

Setibanya di Penang siang hari, waktu tempuh perjalanan kurang lebih satu jam dari Palembang.

Berbekal informasi dari tower Singapura, pihak bandara Penang menyiapkan lintasan pendaratan pesawat Woyla. “Begitu mendarat kita tidak diarahkan ke terminal, kita dibuang ke ujung landasan,” ceritanya.

Selain meminta bahan bakar, rupanya pembajak itu menginginkan peta untuk tujuan penerbangannya ke Thailand. Semua permintaan itu dikawal Tentara Diraja Malaysia (TDM).

“Pembajak kasih syarat macam-macam. Mobil tangki itu dikirim sama peta-peta yang kita minta. Petanya itu dari TDM,” jelasnya.

Ketika selesai mengisi bahan bakar pesawat, tiba-tiba ada salah satu penumpang histeris. Sontak membuat situasi makin menegangkan.

“Dia teriak dan nangis. Kemudian dari pihak pembajak, saya tanya, ini bagaimana? jasihan ibu itu kasih turun saja. Dari pembajak dikasih izin biar turun saja,” tutur Hedhy.

Ia kemudian menghubungi pihak bandara Penang bahwa ada salah satu penumpang lanjut usia bernama Panjaitan akan diturunkan dari pesawat.

“Saya bilang ke tower Penang, pemumpang ada yang turun ibu Panjaitan. Yasudah kami jemput. Tapi tak pernah dijemput, akhirnya ibu itu berangkat naik mobil tanki,” tandas pria berusia 68 tahun itu. (dan)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button