Nasional

Ikatan Dokter Anak Belum Rekomendasikan PTM

Maka dari itu, ia mendesak penyelenggara mencari inovasi baru dalam proses belajar mengajar mengingat pandemi COVID-19 tidak diketahui kapan akan berakhir.

Beberapa inovasi yang bisa dilakukan seperti menggelar proses belajar mengajar di ruangan terbuka semisal taman, lapangan, atau sekolah di alam terbuka. Berdasarkan penelitian, jika aktivitas dilakukan di tempat terbuka resiko penularan lebih rendah ketimbang di ruangan tertutup.

Persiapan lainnya yakni vaksinasi. Semua guru dan pengurus sekolah yang berhubungan dengan anak harus sudah divaksinasi. Kemudian membuat kelompok belajar kecil agar jika nantinya ada yang terkonfirmasi positif maka proses pelacakan semakin mudah.

“Kalau dicampur dengan melibatkan banyak orang maka proses tracing-nya juga semakin besar. Sementara kemampuan kita untuk melakukan kontak tracing belum sebaik negara lain,” kata dia.

Saat PTM juga harus diperhatikan jam masuk dan pulang secara bertahap, sehingga penumpukan anak-anak bisa diminimalisir. Apalagi naluri anak untuk berkumpul dan bermain dengan teman sebayanya begitu besar.

“Penjagaan gerbang dan pengawasan yang ketat dan disiplin guna menghindari kerumunan. Begitu juga dengan transportasi mesti diperhatikan. Hal lainnya membuat pemetaan risiko siswa-orang tua dengan komorbid. Anak dengan komorbiditas sebaiknya tetap belajar secara daring,” katanya. (bro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button