Nasional

Dompet Dhuafa-Ponpes Ilmu Al Quran Kembangkan Zakat Produktif Berbasis Pesantren

KH. Nur Wahyudi selaku Pimpinan Pondok Pesantren Ilmu Al Qur’an berharap program ini dapat membangkitkan kemandirian pondok pesantren tidak hanya di Ilmu Al Qur’an tetapi mampu mengajak pondok pesantren lain menuju kepada kemandirian. Pondok Pesantren Ilmu Al Qur’an akan menggandeng pondok pesantren lain untuk mengembangkan program ini.Program ini semoga dapat meningkatkan kemandirian seluruh pondok pesantren, nantinya kami akan mengajak pondok pesantren lainnya untuk mengembangkan program ini. Ini sangat bagus untuk memberdayakan santri yang ada agar memiliki kemampuan dari pengelolaan tanaman sampai ilmu marketing.

Nantinya pondok pesantren tidak hanya bermanfaat ilmunya akan tetapi juga produk mandiri dari santri bisa bersaing di pasaran. Ini adalah kemanfaatan yang diharapkan oleh semua pihak dalam kegiatan tersebut, tidak hanya dari DD Tekno tetapi juga dari Pondok Pesantren Ilmu Al Qur’an.

Selain itu, Suheng Sri Widodo selaku General Manager Pemberdayaan dan Pengembangan Zakat Dompet Dhuafa memberikan penjelasan bagaimana program pendampingan yang dilakukan. Ini adalah bentuk pemberdayaan dari pengelolaan dana zakat yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa.

Setiap ribuan pohon yang ditanam nantinya akan diberi penanggungjawab ke santri pondok pesantren dan diberikan pengetahuan terkait perawatan hingga peningkatan kualitas panen. Tidak hanya kuantitas dari panen, akan tetapi kualitas buah yang akan dipanen menjadi perhatian dari program pembinaan ini.

Riset mengenai pemilihan komoditas juga tidak luput dari program pendampingan. Setelah produk pertanian para santri sudah mulai tumbuh, pendampingan masuk ketahap lebih lanjut yaitu bagaimana mendapatkan market yang baik dipasaran. Ini menjadi penting karena perputaran dana wakaf akan terlihat nyata pada fase ini.

“Pendampingan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan santri guna membentuk kemandirian dari pondok pesantren maupun santri itu sendiri. Nantinya jangka panjang akan diperluas lagi pondok pesantren yang akan mendapatkan pendamping dalam bentuk beragam mengikuti kondisi disetiap wilayah. Semoga program ini akan berkembang dan terus berkelanjutan,” pungkas Suheng. (bro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button