Nasional

Wakaf Sekarang untuk Masa Depan

“Indonesia telah menjadi market leader dari penerbit sukuk di dunia. Capaian sebesar 20,65M US$, negara Saudi Arabia di nomor 2 dan Malaysia nomor 4. Namun sukuk di Indonesia, masih didrive oleh sukuk negara yang masih mendominasi”, tambahnya.

“Imbal hasil CWLS menjadi penguat berupa beastudi anak-anak sekolah di Smart Ekselensia Dompet Dhuafa. Kita lengkapi jihad fisabilillah mereka dan orang tua dengan memberikan fasilitas pendidikan yang layak. Ada puluhan ribu pasien dhuafa yang dilayani oleh jaringan RS Dompet Dhuafa, ada ribuan siswa dan juga alumni yang merasakan manfaat pernah bersekolah di Dompet Dhuafa. Mereka diwajibkan untuk mendoakan para wakif dan donatur di setiap apel pagi. Agar keberkahan hidup di dunia dan akhirat bisa dicapai. Semoga ini bisa menjadi doa yang diijabah,” kata General Manager Wakaf Dompet Dhuafa, Bobby P. Manulang.

“Secara konsep bapak ibu adalah pewakif yang wakafnya ke Dompet Dhuafa. Ya tentunya harus membuka rekening CIMB Niaga Syariah dulu. Karena nanti wakaf uangnya atas nama masing-masing muwakif. Setelah pemesanan dilakukan, kami akan membantu pembelian ke Kementerian Keuangan RI. Setelah terbentuk, Kemenkeu berkewajiban memberikan imbal hasil masuk ke mitra distribusi, rekening wakif, lalu didistribusikan ke Dompet Dhuafa. Kemudian Dompet Dhuafa menyalurkan ke program-program yang telah ditentukan sebelumnya.

Di CIMB Niaga Syariah, uniknya dibanding mitra lainnya. Kami adalah satu-satunya mitra distribusi yang dapat melakukan pembelian sukuk wakaf dengan mobile banking, namanya Octo Mobile,” ujar Wealth Management & Preferred Business Head CIMB Niaga Syariah, Nugraha Utama Rasyid. (adv)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button