Nasional

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Akui Terima Cincin Akik

INDOPOSCO.ID – Direktur Jenderal (Dirjen) Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Pepen Nazaruddin membantah menerima uang dari “fee” pengadaan bansos sembako Covid-19, namun hanya mengaku mendapat cincin akik.

“Apa saudara pernah terima uang dari Matheus Joko Santoso atau Adi Wahyono sebesar Rp1 miliar?” tanya ketua majelis hakim Muhammad Damis di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta seperti dikutip Antara, Senin (10/5/2021).

“Tidak,” jawab Pepen yang menjadi saksi untuk terdakwa mantan Menteri Sosial Juliari Batubara yang didakwa menerima suap Rp32,482 miliar dari 109 perusahaan penyedia bansos Covid-19.

Dalam dakwaan disebutkan Pepen Nazaruddin mendapat Rp1 miliar dari “fee” yang diserahkan oleh perusahaan penyedia bansos sembako Covid-19. “Apa saudara pernah terima barang atau hadiah?” tanya hakim Damis.

“Beliau bayarkan cincin akik saya,” jawab Pepen.

Pepen menyebut Adi Wahyono membayarkan Rp 50 juta untuk cincin akiknya seharga Rp60 juta.

Adi yang dimaksud Pepen adalah Adi Wahyono selaku Kabiro Umum Kemensos yang menjabat sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pengadaan bansos sembako Covid-19 pada April-September 2020 sekaligus Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan bansos sembako Covid-19 periode Oktober-Desember 2020.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button