Nasional

Sentra IKM Rendang Payakumbuh Didorong Jadi Inkubasi Wirausaha dan Koperasi Modern

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Kadinasterin) Kota Payakumbuh, Wal Asri mengatakan, didirikannya sentra rendang oleh UPTD P3R kota Payakumbuh ini, karena melihat potensi UMKM rendang yang sangat besar namun belum terhimpun dalam satu wadah.

“Karena itu kami kumpulkan mereka untuk dibimbing dan bagaimana memproduksi rendang yang higienis dan efisien,” kata dia.

Apalagi, lanjut Wal Asri, dalam hal pasokan bahan baku tidak menjadi masalah karena, IKM rendang  kota Payakumbuh ini berdekatan dengan lokasi peternakan Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Hijauan Pakan Ternak (HPT) Kementerian Pertanian yaitu di Padang Mengatas di Kabupaten Payakumbuh dengan luas hampir 280 hektar dan memiliki 1.300 sapi.

“Kami membentuk sentral IKM Rendang untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Yang berbisnis itu koperasi sebagai pelaku usaha sementara anggota koperasi adalah UMKM Rendang setempat,” jelas  Wal Asri.

Kini sentra IKM Rendang Payakumbuh, juga bersiap menembus pasar ekspor menyusul telah diterimanya sertifikat ISO 22000 dan membuatnya menjadi satu-satunya sentra rendang yang sudah memiliki kelengkapan sertifikasi olahan pangan.

“Kami dari Pemerintah Kota (Pemkot) Payakumbuh terus berupaya melengkapi Sentra IKM Rendang dengan sertifikasi berskala nasional dan internasional. Alhamdulillah tahun ini semua sudah lengkap,” jelasnya.

Wal Asri mengatakan berbagai sertifikasi dibutuhkan agar produk yang nanti dihasilkan bisa terjamin dan bisa menembus sampai ke pasar internasional.

“Untuk tahun lalu kita sudah dapat sertifikat izin edar untuk sembilan varian produk rendang, sertifikat halal, sertifikat daya simpan dengan masa kadaluarsa 14 bulan, dan terakhir sertifikat keamanan pangan HACCP,” terang dia.

Pihaknya juga telah menyelesaikan sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV) yang merupakan bukti tertulis yang sah telah dipenuhinya persyaratan higiene-sanitasi.

Hal itu merupakan kelayakan dasar jaminan keamanan pangan asal hewan pada unit usaha pangan asal hewan. Selanjutnya juga tengah diselesaikan sertifikat SNI.

Wal Asri menyebut, dengan lengkapnya sertifikasi tersebut artinya untuk kebutuhan ekspor sudah lengkap dan secara standarisasi produk IKM Rendang Payakumbuh sudah layak ekspor. (arm)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button