Nasional

Melulu Ciptakan Tukang, Dirjen Diksi: Kampus Jangan Terjebak Pada Hardskill Saja!

“Sertifikasi profesi ini yang memastikan kompetensi. Benar atau tidak kompetensi yang dimiliki sesuai dengan industri, benar atau tidak kurikulum dan cara ajarnya berfungsi sempurna,” terangnya.

Wikan menegaskan, penandatanganan 160 Skema Sertifikasi Nasional LSP P1 Pendidikan Tinggi Vokasi Direktorat Kemitraan serta Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri wujud nyata pernikahan pendidikan vokasi dengan dunia industri.

“Link and match ini bukan saja pacaran, tapi sudah menikah dengan standar yang sudah ditetapkan,” katanya.

Menurut Wikan, skema kompetensi sudah ada sejak dahulu. Namun lahirnya 149 kompetensi kali ini merupakan rekor. Dan merupakan wujud keintiman tingkat tinggi antara pendidikan vokasi dan dunia industri.

“Kalau sertifikasi ini sudah clear, maka kurikulum harus merujuk sertifikasi ini, termasuk bagaimana mengajarnya. Jangan kemudian kampus membuat kurikulum lagi,” ujarnya.

“Kalau tidak salah ini ada 149 skema dengan 67 LSP yang terlibat dari perguruan tinggi di Indonesia. Jadi banyak perguruan tinggi yang terlibat dalam penyusunan ini,” imbuhnya. (nas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button