Nasional

Capres Pilihan Anak Milenial, Kang Emil: Saya Hanya Fokus Jalankan Tugas

Kang Emil juga mengaku dia tidak pernah menggunakan jasa buzzer untuk mendongkrak elektabilitas. Kaum milenial, kata Kang Emil, cenderung menentukan pilihan politiknya berdasarkan riset digital.

Untuk itu, menurutnya, setiap capaian sebaiknya dikabarkan melalui digital. Dengan begitu, para milenial dapat mengenal dan memahami kinerja pejabat publik.

Kang Emil berpendapat, di era milenial, baliho tidak laku. Kaum milenial, lanjutnya, memilih politik dari riset digital. “Jadi kalau kita rajin mengabarkan pencapaian, apresiasi itu pasti muncul. Di era milenial, baliho moal payu (tidak laku),” tegasnya.

Lebih jauh, Emil mengungkapkan, ia tak melihat kandidat lain sebagai saingan. Sebab, menurut Emil, dalam konteks pemilihan presiden (Pilpres) yang paling penting adalah elektoral pasangan, bukan individu.

“Semua calon mitra, kalau Pilpres saya tidak khawatir. Yang penting itu elektoral pasangan, kalau individu mah bukan balapan. Apakah nomor 1 dan nomor 2. Nah kalau itu dielektoralkan, baru itu ilmiah,” ujarnya. (dam)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button