Nasional

Menparekraf Dorong Pengembangan Pariwisata Berbasis Ecotourism di Borobudur Highland

“Saya juga mengingatkan Direktur BOB Indah Juanita agar dalam proses pembangunannya tidak menebang pohon. Namun apabila menebang satu pohon harus menanam kembali 16 pohon,” ujarnya.

Menparekraf juga akan menindaklanjuti percepatan di salah satu 5 DSP tersebut nantinya akan ada penandatanganan letters of intent dengan para investor dan komitmen dengan kementerian PUPR untuk pembangunan jalan dapat segera diselesaikan.

”Ini adalah era baru pariwisata berbasis alam terbuka juga nature dan culture semoga bisa Borobudur Highland ini dapat terhubung dengan desa wisata dan dapat bertambah makmur serta anak-anak mudanya tambah melek teknologi sehingga dapat dipasarkan dan membawa keberkahan,” ujarnya.

Berita Terkait

Sementara Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo yang sudah kali kedua mengunjungi Kawasan Borobudur Highland melihat potensi wisata yang besar untuk dikembangan kedepannya, meskipun ada beberapa hal yang tetap diperhatikan terkait pengembangan jalan dan keselamatan wisatawan.

”Saya kedua kalinya ke sini, jalannya memang sangat berliku-liku. Namun tetap indah, tetap sejuk, masih tetap luar biasa dan kita bersama-sama masih bisa melihat kau potensi kedepannya. Terkait pengembangan jalan itu harus kita perjuangkan kedepan, dan perlu digarisbawahi keselamatan wisatawan, perlu jadi fokus utama kita,” ujarnya. (srv)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button