Nasional

Ini Kata Masyarakat Soal Frasa Agama Hilang dari Peta Diknas

Sementara itu, Ketua Umum Jaringan Sekolah Digital Indonesia (JSDI) Muhammad Ramli Rahim mengatakan, hilangnya frasa agama dalam peta pendidikan nasional merupakan bagian dari liberalisasi di dunia pendidikan yang dilakukan pemerintah.

“Pemerintah punya kuasa, sekalipun kita tidak setuju. Karena mereka menginginkan liberalisasi pendidikan,” ungkapnya.

Pada dasarnya, menurut Ramli, agama sangat penting untuk pendidikan. Karena pendidikan agama adalah dasar penguatan karakter. “Heran saja kalau frasa agama dihilangkan. Karena agama itu landasan hidup,” ucapnya. (nas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button