Nasional

MenkopUKM Gandeng ITB Susun Platform Model Kewirausahaan

“Usulan tersebut dilatarbelakangi dengan beberapa poin. Seperti rasio kewirausahaan di Indonesia yang masih jauh dari target, besarnya minat masyarakat Indonesia terhadap wirausaha, hingga adanya tren ekonomi digital,” jelas Yuni.

Selain itu, lanjut Yuni, tidak adanya pengetahuan terkait kewirausahaan secara terpadu, bahkan belum tumbuhnya budaya komersialisasi inovasi.

“ITB juga memberikan usulan untuk membuat desain sebuah platform kewirausahaan nasional, dimana platform tersebut nantinya diproyeksikan untuk memantau segala aktifitas dari program kewirausahaan yang ada,” kata Yuni.

Menurut Yuni, itu dapat dijalankan mulai dari kementerian hingga seluruh Provinsi di Indonesia, dengan Kementerian Koperasi dan UKM sebagai akseleratornya.

Sementara itu, Sekretaris Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) ITB Santi Novani Ph.D menambahkan, hal tersebut sebenarnya sudah diterapkan di skala ITB. Yakni, dengan adanya LPIK ITB yang sudah bersertifikasi internasional.

“Yang mana di dalam LPIK ITB ini sudah berjalan program inkubasi dengan beberapa tahapan, seperti Pra-Inkubasi, Inkubasi, hingga Graduation,” ujar Santi.

Tahapan-tahapan tersebut pula diharapkan nantinya dapat diadopsi KemenkopUKM dalam mengembangkan kewirausahaan di Indonesia.

Sedangkan Deputi Bidang Kewirausahaan KemenkopUKM Victoria Br Simanungkalit mengatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti hal tersebut.

“Kami menyambut baik usulan dari pihak ITB dan kami siap untuk berkolaborasi bersama, setelah itu kita akan bersama – sama menyusun detail apa saja yang diperlukan untuk dijadikan usulan yang matang kepada Bappenas dan diproyeksikan ke dalam Perpres yang akan berlaku dalam jangka 3 tahun ke depan,” pungkas Victoria. (PR/wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button