Nasional

Menko PMK: Segera Ajarkan Kurikulum Kebencanaan

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta agar kurikulum pendidikan segera diajarkan pada anak-anak, sehingga mereka juga memahami tentang lingkungan dan ancaman bencana, sehingga bisa segera mencari solusi ketika terjadi bencana.

“Dari pemerintah sudah mulai dimasukkan kurikulum pendidikan kebencanaan. Kurikulum muatan lokal,” kata Muhadjir Effendy saat berkunjung ke Desa/Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Selasa (16/2/2021).

Ia mengatakan kurikulum pendidikan kebencanaan itu diajarkan sesuai masing-masing daerah. Anak-anak mulai ditanamkan kesadaran bagaimana tanggap dan respon serta cara mengatasi kalau ada bencana.

“Sesuai tempatnya masing-masing. Kalau itu daerah biasa longsor ya (materi pendidikan) longsor, kalau banjir ya (materi pendidikan) banjir. Kalau gempa ya gempa bumi. Kalau gunung meletus kaitan dengan masalah gunung meletus,” ujar dia.

Untuk di Nganjuk yang longsor, lanjut dia, bisa diajarkan masalah bagaimana merawat hutan dan pekarangan. Materi tersebut juga sudah ada di BNPB, sehingga bisa menjadi bahan materi pendidikan menarik untuk anak.

Saat berkunjung ke Desa Ngetos, Kabupaten Nganjuk, ia mengatakan tahun ini intensitas bencana seperti banjir maupun gempa bumi sangat tinggi. Musibah terjadi terutama banjir dan tanah longsor. Hal ini diakibatkan oleh badai La Nina.

“Itu dampaknya sangat luas. Karena itu pesan saya kepada warga terutama di wilayah rentan pada ancaman ini untuk waspada,” kata dia.

Ia juga menyampaikan terima kasih pada jajaran TNI/Polri, hingga relawan yang telah merelakan waktunya untuk membantu mencari para korban yang dinyatakan hilang tersebut.

Namun, ia juga mengingatkan agar warga mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dengan selalu mengenakan masker. Dirinya tidak ingin dalam musibah ini justru memunculkan klaster baru Covid-19.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button