Nasional

Krisis karena Pandemi, Sektor Pertanian Jadi Bantalan Ekonomi Nasional

“Ini merupakan perbedaan angka yang sangat besar, kami sangat mendorong agar ada penambaan anggaran untuk pupuk bersubsidi,“ ujarnya.

Selain itu, lanjut Charles bahwa sektor pertanian juga mampu menyerap tenaga kerja yang cukup besar pada Agustus 2020 lalu sebesar 38,2 juta jiwa atau setara dengan 29,76 persen dari total jumlah penduduk. Sehingga sektor pertanian masih menjadi bantalan dan tumpuan dari pertumbuhan ekonomi nasional kedepan.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto bahwa keberhasilan sektor pertanian ditengah pandemi patut untuk disyukuri, perananan sektor pertanian selalu menjadi penyelamat ketika Indonesia mengalami krisis. Besarnya kontribusi sektor pertanian terhadap ekonomi nasional membuat kontrasksi ekonomi yang dialami Indonesia menjadi tidak terlalu dalam.

“Saya kira kita harus memberikan perhatian yang lebih terhadap sektor pertanian di masa depann. Kebijakan kedepan tidak hanya fokus terhadap output atau produksi tetapi juga harus mampu mengangkat kesejahteraan pelakunya yaitu petani Indonesia,“ ujar Suhariyanto

Sementara dalam diskusi tersebut, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Arief Satria mengungkapkan bahwa pada era pandemi sub sektor tanaman pangan memainkan peranan yang sangat penting. Pangsanya terhadap PDB petanian meningkat tajam, dari 21,63 persen pada tahun 2019 menjadi 25,82 persen pada tahun 2020 (Q2) hal ini menunjukan respon positif Kementan dalam mnjaga ketahanan pangan.

“Fenomena deglobalisasi di berbagai negara seperti Vietnam, Thailand, Canada, Rusia, Brazil dan USA dimana semua menahan produk pertanianya untuk di ekspor, sehingga ini menjadi kesempatan Indonesia dalam memperkuat komitmen untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan kemandirian pangan,“ ujar Arief. (bro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button