Nasional

Datangi Perusahaan, Bea Cukai Adakan Asistensi Terkait Proses Bisnis

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan komunikasi antara stakeholder dan Bea Cukai dapat terjalin lebih baik dan kualitas pelayanan dapat lebih ditingkatkan lagi,” harap Yazid.

Sebelumnya, pada Kamis (28/1/2021), Bea Cukai Banjarmasin mengunjungi CV Gudang Vapor Banjarmasin dalam rangka memberikan bimbingan terkait dengan Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC), yaitu izin untuk menjalankan kegiatan sebagai pengusaha pabrik, pengusaha tempat penyimpanan, importir, penyalur, atau pengusaha tempat penjualan eceran (TPE).

Sementara itu pada hari yang sama, Bea Cukai Bogor juga mendatangi langsung PT Unindo Ajidharma Industry, sebuah perusahaan yang telah menerima fasilitas pembebasan cukai sejak 2012 hingga sekarang dengan produk berupa Hand Sanitizer.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Wahyu Setyono dalam pemaparannya menjelaskan tentang ketentuan terbaru tentang pembebasan cukai termasuk penyampaian laporan penggunaan etil alkohol dengan fasilitas pembebasan cukai atau LACK secara online yang akan diberlakukan efektif per 1 Februari 2021.

“Apabila menemui kesulitan dalam hal penyampaian laporan, baik manual maupun online, silahkan menghubungi kantor Bea Cukai Bogor,” ujar Wahyu.

Ia pun menghimbau agar perusahaan senantiasa mengelola setiap dokumen cukai agar dilakukan secara tertib administrasi untuk menghindari pencabutan fasilitas pembebasan cukai yang telah diperoleh.

Mengakhiri bulan Januari lalu, pada Jumat (29/1/2021), Bea Cukai Ambon juga melakukan kunjungan ke PT Sucofindo untuk penggalian potensi ekspor non perikanan di wilayah Maluku dan melakukan koordinasi, asistensi terkait kesiapan personil dan kompetensi PT Sucofindo Unit Ambon, dalam hal pelaksanaan fumigasi terhadap barang ekspor dari wilayah Maluku. Dari pertemuan hari ini diharapkan PT Sucofindo dapat mengekspor hasil produksinya dari sektor non perikanan. (adv)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button