Nasional

Perludem Nilai Pembahasan Sistem Pemilu Semakin Sempit

INDOPOSCO.ID – Penghentian atau penundaan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilihan Umum (Pemilu) saat ini dinilai membuat ruang pembahasan soal sistem pemilu makin sempit dan cenderung tidak maksimal.

Saat ini perlu menciptakan sistem pemilu yang lebih baik sehingga memberikan andil yang bagus terhadap demokrasi Indonesia.

Sistem pemilu yang baik bertujuan untuk koherensi sistem pemilu dengan sistem kepartaian, sistem pemerintahan, efektivitas pemerintahan, memperkuat representasi dan inklusifitas serta tentunya demi meningkatkan partisipasi pemilih.

“Sangat diperlukan itikad baik (membahas sistem dan aturan perundang-undangan pemilu) dan bukan sekedar untuk mengamankan kepentingan dan eksistensi pragmatis,” kata Anggota Dewan Pembina Perludem Tiri Anggraini di Jakarta, Jumat (12/2/2021), dikutip dari Antara.

Menurut Titi, isu krusial sistem pemilu yang selalu berkaitan dengan persaingan antar partai dalam memperoleh kursi, membuat pembahasan menjadi abai terhadap tujuan dari sistem pemilu.

“Pendekatan pragmatis dalam pembahasan RUU Pemilu cenderung lebih dominan ketimbang mewujudkan desain pemilu yang demokratis dan konstitusional dengan visi misi yang jelas,” kata dia.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button