Nasional

Mentan Salurkan Sembako dan Sarana Pertanian bagi Korban Banjir Kalsel

“Misalnya dilakukan tanam padi serentak dengan luas 100 ribu hektare dilakukan secara bersama-sama semua perangkat teknis Kementan. Program padat karya ini pengerjaannya melibatkan langsung masyarakat, bukan proyek,” ujarnya.

“Untuk mensukseskan ketiga agenda ini dibutuhkan kebersamaan kita semua dan dilakukan secara bertahap atau sistematis. Saat ini kita fokus kerjakan agenda darurat dan puso. Untuk agenda permanen sistemnya kita fokus kerjakan dalam bulan ini. Saya perintahkan semua dirjen agar merespon dan bekerja cepat,” imbuh SYL.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman menyebutkan pemerintah Provinsi Kalsel sangat mengapresiasi bantuan yang telah diberikan Kementan. Bantuan berupa benih padi, hortikultura, perkebunan, peternakan, pupuk dan sarana pertanian lainnya sangat membantu petani untuk pemulihan akibat banjir.

“Petani sangat berterima kasih kepada Menteri Pertanian karena bantuan benih, terpal, pupuk dan lainnya langsung tersalurkan ke masyarakat petani yang padinya terendam banjir dan petani komoditas lainnya yang mengalami kerugian. Saat ini ini petani sudah menanam benih bantuan dari Kementan,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Banjar, K.H. Khalilurrahman mengungkapkan apresiasi atas bantuan dan dukungan Kementan bagi petani Banjar untuk membangun kembali infrastruktur pertanian dan membantu ketersediaan sarana produksi lainnya. Dengan begitu, pemulihan sektor pertanian Banjar bisa dengan cepat dibangun kembali.(wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button