Nasional

Menteri Teten Sebut Keterlibatan Pasok UMKM Nilai Global Masih Rendah

INDOPOSCO.ID – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan, keterlibatan pasok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) nilai global masih rendah jika dibandingkan dengan negara tetangga.

Berdasarkan data organisasi perdagangan dunia atau World Trade Organization (WTO), nilai pasok Indonesia baru mencapai 6,3 persen. Jauh di bawah Malaysia yang mencapai 46,2 persen, Thailand 29,6 persen, Vietnam 20,1 persen, dan Fhilipina 21,4 persen.

“Kontribusi ekspor kita, UMKM itu masih rendah masih 14 persen. China 70 persen, Jepang 40 persen. Artinya UMKM harus segera ,emjadi bagian pasok nasional dan global,” katanya, Jumat (3/9/2021).

anymind

Ia menyebutkan, dari waktu ke waktu, bahkan dua dekade terakhir, struktur ekonomi tidak mengalami perubahan. Didominasi usaha mikro yang saat ini mencapai 99,6 persen ketika omsetnya dinaikan Rp2 miliar dalam setahun.

“Penting mencari terobosan bagaiaman kita bisa mengubah struktur ekonomi yang informal ini, yang tidak produktif ini lebih baik,” ungkapnya.

Yang tidak kalah penting lagi, peningkatan produktifitas harus dilakukan menyeluruh agar menghasilkan pendapatan lebih tinggi. Kemudian dapat membangun angkatan kerja yang diperlakukan perusahaan.

“Jadi kemitraan UMKM dan BUMN dalam rantai pasok ini, satu terobosan. Kalau lihat UMKM di China, Jepang sudah masuk pada teknologi, sehingga nilai pasok masuk nasinal dan global,” jelasnya.

Menurutnya, memulai kerja sama dengan BUMN ini sudah cepat. Ekosistem sudah dibangun dengan baik, hanya tinggal implementasikan.

“Ini baru enam BUMN, dan semoga semakin banyak dengan mendukung kolaborasi untuk UMKM dan IKM,” pungkasnya. (son)

Sponsored Content
Back to top button