Olahraga

Menpora Serahkan Perizinan Laga Uji Coba Timnas ke Polri

INDOPOSCO.ID – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menerima kedatangan sejumlah petinggi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Jakarta, Kamis (4/3/2021). Ia menuturkan, kedatangan sejumlah petinggi PSSI ini untuk melaporkan sejumlah hal, salah satunya terkait batalnya laga uji coba tim nasional (timnas) U-22 Indonesia melawan Tira Persikabo.

Pertandingan tersebut, menurut Amali, seharusnya berlangsung pada Rabu (3/3/2021) kemarin di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta. “Kemarin rencana untuk melakukan uji coba batal, saya mendengarkan dari mereka (PSSI) bagaimana prosesnya dan sebagainya,” ujar Zainudin dalam keterangannya, Kamis (4/3/2021).

Amali mengungkapkan, pertandingan uji coba timnas U-22 Indonesia melawan Tira Persikabo dan Bali United tersebut dijadwalkan, karena sudah menjadi kebutuhan dan ada dalam road map pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY).

“Laga uji coba ini dilakukan sebelum pemain Timnas kembali ke klub-klub masing-masing untuk menjelang Piala Menpora 2021,” katanya.

“Dari penjelasan itu sebenarnya saya sudah komunikasi dengan pihak Polri. Saya komunikasi bahwa yang dilakukan PSSI ini adalah uji coba untuk Timnas karena itu menjadi kebutuhan yang sudah ada dalam road map,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, Shin Tae-yong awalnya berencana mendatangkan klub asing untuk uji coba tersebut. Namun karena kondisi pandemi Covid-19 hal itu tidak terjadi. Di samping karena banyak prosedur yang harus dilewati, juga karena ada kebijakan karantina bagi pendatang dari luar negeri di Indonesia.

“Sehingga alternatifnya uji coba dengan klub yang ada di dalam negeri tentu yang memenuhi kriteria yang ditentukan PSSI,” jelasnya.

Kemudian dalam kesempatan ini, Menpora juga mempertanyakan kepada pihak PSSI terkait proses yang dilakukan sebelum laga uji coba tersebut terutama terkait penerapan protokol kesehatan.

“Saya tanya ini seperti apa penerapan protokol kesehatannya. Mereka memaparkan tadi persis sama dengan yang akan dilakukan pada saat Piala Menpora nanti, cuma bedanya di durasi waktu,” ujarnya.

Amali mengaku sudah menyerahkan keputusan perizinan di tangan Polri. Dengan menyampaikan beberapa hal sebagai bahan pertimbangan Kepolisian. Diantaranya soal jumlah orang yang masuk stadion seperti pengambil gambar dari pihak televisi, official dan penerapan protokol kesehatan yang benar-benar ketat.

“Saya hanya menyampaikan berbagai pertimbangan dari sisi kami, supaya ini bisa jalan. Nah yang kedua pertandingan ini coba ini juga bisa dijadikan sebagai ajang simulasi untuk tanggal 21 (Piala Menpora). Kalau ada kekurangan itu kita akan perbaiki,” terangnya. (nas)

Sponsored Content
Back to top button