Nasional

Menko PMK Minta Nakes di Papua Tetap Jalankan Tugas

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta seluruh tenaga kesehatan di Provinsi Papua tetap bertugas melayani masyarakat setelah peristiwa kekerasan di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Senin (13/9/2021) lalu.

“Tentu saja mereka yang jadi korban harus ditarik dan diberi trauma healing. Tetapi kalau ada yang usul (tenaga kesehatan, red.) ditarik saya keberatan,” katanya seperti dikutip Antara, Senin (20/9/2021).

Dia menjelaskan masyarakat Papua sangat membutuhkan pelayanan publik, terutama kesehatan. “Justru target kelompok kriminal bersenjata (KKB) supaya layanan publik ini berhenti di sana, sehingga tercipta ketidakpuasan masyarakat dan kemudian melakukan pembangkangan,” katanya.

Ia mengemukakan solusi yang dapat dilakukan yaitu merotasi tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi korban kekerasan di Papua sehingga pelayanan bisa terus berjalan. “Kasihan masyarakat. Ini kan bukan salah mereka, yang bikin ulah itu anggota KKB. Jangan sampai kemudian sanksinya itu secara tidak langsung kepada masyarakat yang jelas-jelas mereka juga berada dalam keadaan tertekan,” ujarnya.

Muhadjir mendorong aparat keamanan di Papua untuk membangun pos penjagaan di dekat fasilitas pelayanan publik. “Menurut saya, ya aparatnya yang mendekati pusat-pusat pelayanan itu. Dibikin pos, didekatkanlah pos-pos penjagaan itu dengan pusat-pusat pelayanan,” kata Muhadjir.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button