Nasional

Mendikbud Diminta Siapkan Teknologi dan Fasilitas PJJ Secepatnya

INDOPOSCO.ID – Kalau sekolah tidak siap dengan protokol kesehatan (prokes), jangan menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Pengamat Pendidikan Deddi Nordiawan melalui gawai, Selasa (20/7/2021).

Ia menegaskan, lonjakan kasus Covid-19 belakangan terjadi karena salah satunya adanya varian baru. Dan kasus anak-anak pun belakangan meningkat.

“Jadi jangan dipaksakan, apalagi belum siap dengan prokes,” ucapnya.

Apalagi, dikatakan dia, saat ini belum ada vaksinasi untuk anak usia di bawah 12 tahun. Kendati, keputusan pemberlakuan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sangat sulit. Namun keselamatan harus diutamakan.

“Keputusan ini sangat sulit bagi dunia pendidikan, tapi keselamatan harus diutamakan,” katanya.

Ia mengingatkan, agar Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Riset, Teknologi (Mendikbudristek) fokus menyiapkan pembelajaran jarak jauh. Dari pada tetap memaksakan PTM terbatas di tengah lonjakan kasus Covid-19 yang tinggi.

“Secepat-cepatnya Pak Nadiem menyiapkan teknologi dan kebutuhan PJJ. Ini kenyataan, kita tidak bisa mengelak,” katanya.

“Udahlah, Pak Nadiem fokus menfaslitasi guru, sekolah di berbagai pelosok Indonesia. tidak sekedar bagi-bagi pulsa, itu tidak terlalu efektif,” imbuhnya. (nas)

Sponsored Content
Back to top button