Megapolitan

Ini yang Dilakukan Pemkot Tangerang Cegah Masuknya Omicron

“Sampai saat ini, kita belum ada kasus Omicron yang masuk karena sampel harus dikirim ke Litbangkes dan masih menunggu hasilnya. Mudah-mudahan tidak ditemui kasus Omicron,” ujarnya.

Selain itu, Dinkes juga melakukan surveilans aktif atau tes swab PCR kepada tenaga pendidik di Kota Tangerang.

“Ini merupakan hari kedua untuk tes swab PCR bagi pendidik dan tenaga kependidikan yang totalnya hari ini yaitu 190 orang. Kemarin sudah dilakukan sebanyak 1 300 sampel dan alhamdulilah hasilnya negatif,” tuturnya.

Dini menyampaikan bahwa Pemkot melalui Dinkes bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sehingga, apabila ditemukan kasus terkonfirmasi Omicron, dapat segera dilakukan tracing agar tidak terjadi penyebaran lokal.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Bandara Soekarno Hatta sehingga apabila ditemukan kasus terkonfirmasi Omicron dari penduduk atau warga berdomisili di kota Tangerang, dapat segera menghubungi kami sehingga tracing dapat segera dilakukan untuk pencegahan penyebaran transmisi lokal,” ucapnya.

Dini mengatakan untuk Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) dan rumah sakit sudah disiapkan dan jika ditemukan kasus, semoga tidak melebihi kapasitas yang ada.

“Saya mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan perketat protokol kesehatan dan juga lakukan vaksinasi. Untuk masyarakat Kota Tangerang, perketat protokol kesehatan karena itu yang paling utama, dan juga jangan lupa untuk lakukan vaksinasi jika belum,” pungkasnya.(dam)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button