Megapolitan

Wagub DKI Desak Usut Tuntas Kasus Penggelapan yang Libatkan Lurah Kepa

Ia mengatakan pinjaman tersebut merupakan pinjaman pribadi bendahara yang mengatasnamakan kelurahan. “Itu pinjaman pribadi yang mengatasnamakan kelurahan,” ujarnya.

Sementara itu, Devi Ambarsari dalam surat pernyataannya yang ditandatangani 27 Mei 2021 mengatakan bahwa SKD menitipkan uang sebesar Rp264,5 juta di kelurahan Duri Kepa yang diketahui lurah.

Uang yang masuk ke rekening Kelurahan Duri Kepa itu, lanjut PNS kelahiran 1993 itu ditransfer berangsur- angsur dan dipakai untuk kebutuhan membayar honor RT/ RW. Dalam statment itu juga dituturkan bahwa sistem pengembalian dibayarkan Kelurahan Duri Kepa dengan menambahkan biaya atau”fee” 10 persen dari nominal uang yang dititipkan.

“Saya sama sekali tidak menerima uang tersebut untuk kepentingan pribadi saya,” tulis Devi dalam surat pernyataan.

Buntut dari kasus tersebut dan saling tuding antara Lurah Duri Kepa dan bendaharanya tersebut, Pemerintah Kota Jakarta Barat telah mengeluarkan surat pembebasan tugas kepada keduanya.

“Sudah dikeluarkan surat penonaktifan atau surat pembebasan dari jabatan ASN sambil menunggu hasil keputusan pemeriksaan atau keluarnya ketetapan hukuman,” ujar Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko, Jumat (29/10/2021). (mg4)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button