Megapolitan

Visi Polri Presisi Harus Dievaluasi, Kapolri Didesak Copot Kapolres Tangerang Kota

“Hal ini menunjukkan minimnya implementasi konsep Presisi Polri di lapangan, terutama oleh anggota-anggota. Polri yang humanis sama sekali tidak tercermin dalam tindakan-tindakan demikian. Kapolri semestinya melakukan evaluasi terkait visi Polri Presisi terhadap pelbagai jajarannya di daerah. Termasuk merancang indikator-indikator terukur yang wajib dipedomani oleh setiap anggota Polri,” terangnya.

Ikhsan berujar, tindakan kekerasan aparat yang terlihat jelas dalam video yang telah beredar, jangan sampai direduksi hanya dengan video-video yang memperlihatkan kondisi korban yang telah atau masih baik-baik saja.

Selain rentan di rekayasa dan penuh tekanan, model penyelesaian demikian juga melahirkan impunitas aparat dan menihilkan pertanggungjawaban.

Berita Terkait

“Cara-cara konvensional menutupi praktik kekerasan seperti ini hanya menimbulkan kecaman lanjutan dari publik dan sama sekali tidak menyelesaikan masalah,” ujarnya.

Selain menindak dan menghukum pelaku kekerasan, lanjut dia, Kapolri harus memberikan sanksi kepada Kapolres Tangerang Kota sesuai derajat kelalaiannya.

“Jika perlu copot dari jabatan agar menjadi preseden dan efek jera bagi pimpinan-pimpinan Kepolisian daerah yang tidak tegas mendisiplinkan anggota-anggotanya dalam bertugas,” tegasnya. (son)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button