Megapolitan

DMC dan Tabur BankSa Peringati WCD 2021 di Kawasan Sungai Cisadane

Tanam 1.000 Bakau dan Sulap Sampah Jadi Barang Recycle

“Siapapun yang merasa bahwa ini perlu dilakukan, mari kita lakukan. Jaga keseimbangan maka akan memberikan leluasa dalam bergerak. Dunia terlalu luas, kita mulai dari diri sendiri,” kata Dik Doank.

Ya, melalui kegiatan aksi bersih-bersih ini, diharapkan masyarakat Indonesia makin sadar akan pentingnya memilah sampah meski dari rumah. Dengan memilah sampah secara tepat antara sampah organik, sampah plastik, dan sampah kemasan lain, akan memudahkan pihak pengepul, pengelola bank sampah, maupun pendaur ulang dalam mengelolahnya atau memanfatkannya. Serta nilai sampah kemasan plastik jika tidak terkontaminasi dengan sampah organik maka akan bernilai lebih tinggi.

“Bukan waktunya untuk saling menyalahkan. Dengan kita lakukan apa yang kita bisa untuk jaga dan rawat lingkungan kita, akan lebih berarti,” ujar Moch. Guntur selaku Pegiat Lingkungan sekaligus Ketua Tabur BankSa, saat penanaman 1000 Bakau.

World Cleanup Day adalah aksi bersih-bersih yang dilaksanakan dalam satu hari secara serentak di seluruh dunia dengan tujuan menyatukan umat manusia dari berbagai budaya, agama, suku, dan ras untuk membersihkan dunia dari permasalahan sampah dan meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan sampah, serta memupuk nilai cinta kasih terhadap masa depan Bumi.

Kegiatan recycle sehari-hari meliputi, pilih produk dan kemasan yang dapat didaur ulang dan mudah terurai, juga olah sampah kertas menjadi kertas atau karton kembali. Serta melakukan pengolahan sampah organik menjadi kompos dan melakukan pengolahan sampah non organic menjadi barang yang bermanfaat. (srv)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button