Megapolitan

Program Sekolah Pemerintahan Desa Ala Kabupaten Bogor

“Semoga dengan adanya program sekolah pemerintahan desa, program desa membangun di Kabupaten Bogor semakin tepat sasaran dan efektif, demi tercapainya masyarakat desa yang maju, mandiri dan sejahtera serta terwujudnya visi Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban,” kata Ade Yasin.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab Fiansyah menerangkan, Sekolah Pemerintahan Desa akan menjadikan data desa presisi sebagai bahan praktikum.

“Data presisi dikumpulkan dengan teknologi 4.0, berbentuk data citra desa dengan resolusi tinggi hingga 5 sentimeter plus data numerik serta deskriptif sehingga memiliki tingkat akurasi tinggi untuk menggambarkan potensi desa,” kata Renaldi dilansir Antara.

Menurutnya, Sekolah Pemerintahan Desa tahun 2021 diikuti oleh total 120 peserta yang terdiri dari 40 kepala desa yang berasal dari 39 kecamatan, dan masing- masing kades didampingi oleh dua orang operator yaitu operator sosial dan operator spasial dari perangkat desa.

Anggota Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bogor, Saepudin Muhtar menyebutkan Pemkab Bogor telah melakukan beberapa capaian dalam pembangunan desa. Tahun ini Kabupaten Bogor nihil desa berstatus tertinggal.

“Yang lebih membanggakan, tahun ini Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, masuk dalam 10 desa di Indonesia dengan Indeks Desa Membangun (IDM) tertinggi pada Kemendes RI, tepatnya di urutan kedelapan dengan nilai IDM 0,9778 dan persentase pertumbuhan+ 0,39 persen,” ujarnya. (mg1)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button