Megapolitan

Soal Belajar Tatap Muka, Pemkot Tangerang Masih Hati-hati

“Saya sudah perintahkan Dindik (Dinas Pendidikan) siapkan fasilitasnya, karena tidak semuanya bisa ikut PTM. Kan syaratnya (PTM), siswa yang sudah vaksin. Yang tidak vaksin? Nah mereka tetap mengikuti secara online,” katanya.

Arief menambahkan, pihaknya juga tidak buru-buru menggelar PTM karena menghindari munculnya klaster sekolah.

“Kita enggak bisa grabak-grubuk, harus hati-hati. Dari pada dipaksain minggu depan atau minggu ini, ternyata jadi klaster baru, kan kita yang repot,” ujarnya.

Aturan berkait PTM itu tercantum dalam Inmendagri Nomor 35 tahun 2021 yang diterapkan mulai 24-30 Agustus 2021.

Berdasarkan aturan tersebut, kapasitas siswa SD dan SMP per kelas maksimal 50 persen.

Kemudian, kapasitas siswa SDLB, MILB, SMPLB, SMLB, dan MALB, maksimal 62-100 persen per kelas, serta PAUD maksimal 33 persen per kelas. (dam)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button