Megapolitan

DPP TTKKDH Tandatangani Kerja Sama dengan LPK

Wahyu menambahkan, dalam hal syiar juga menjadi perhatian Kesti TTKKDH. Syiar ini menurut Wahyu, sangat penting dilakukan agar kiprah dan kebermanfaatan perguruan dapat dirasakan oleh masyarakat luas, tidak hanya pada anggota saja.

“Untuk awal kami sudah bekerja sama dengan relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk mensinkronkan berbagai kegiatan kesyiaran,” ujarnya.

Dalam bidang pelatihan, perguruan membuka kembali koordinator luar negri di Jerman, menyusul Tunisia, Maroko dan Mesir yang sudah ada lebih dulu.

“TTKKDH juga akan lebih merangkul kepada kaum milenial untuk ikut bersama-sama melestarikan pencak silat kebudayaan Banten ini,” ujarnya.

Namun hal itu, kata Wahyu, berada di wilayah Dewan Pimpinan Daerah (DPD), DPP hanya membuat kerangkanya saja, bagaimana nanti DPD bisa mengoptimalkan seluruh potensi yang ada di setiap cabangnya untuk merekrut kaum milenial.

“Termasuk di ranah para pelajar juga pencak silat TTKKDH sudah masuk,” katanya.

Diakui Wahyu, di Kota Cilegon pembelajaran pencak silat Kesti TTKKDH sudah masuk ke dalam program kurikulum ekstrakurikuler.

“Ke depan tentu akan menyusul di tempat-tempat lain juga,” ujarnya. (dam)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button