Megapolitan

Bea Cukai Soekarno-Hatta Diskusikan Ketentuan Tempat Penimbunan Sementara dengan Garuda Indonesia Cargo

Terkait regulasinya, Finari Manan menjelaskan bahwa penyelenggaraan Gudang PJT yang telah ditetapkan di dalam TPS, mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 109/PMK.04/2020 tentang Kawasan Pabean dan Tempat Penimbunan Sementara. Finari menambahkan, dalam hal Garuda Indonesia Cargo ingin melakukan perubahan dan renovasi gudang, hendaknya mengajukan permohonan ke Kantor Pelayanan Utama yang mengawasi TPS, dalam hal ini Bea Cukai Soekarno-Hatta.

“Hal tersebut tertuang pada Pasal 22, terhadap perubahan data dan tata letak TPS, harus diberitahukan kepada Kepala Kantor. Atas perubahan tersebut, nantinya menjadi dasar dalam melakukan perubahan terhadap keputusan menteri mengenai penetapan sebagai TPS. Kami, Bea Cukai Soekarno-Hatta tentunya akan mendukung rencana pengembangan gudang demi kemudahan pelayanan dan pengawasan barang impor dan ekspor,” kata Finari.

Di akhir pertemuan, Finari berpesan agar Garuda Indonesia Cargo juga dapat menyediakan sarana prasarana yang memadai, serta fasilitas umum lainnya untuk memudahkan Petugas Bea Cukai dalam melakukan proses kepabeanan demi kelancaran arus lalu lintas barang. (ipo)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button