Megapolitan

Kodam Jaya Kecam, Debt Collector Masih Diburu Polisi

INDOPOSCO.ID – Aksi debt collector atau penagih utang yang merampas mobil yang dikemudikan anggota Babinsa Sersan Dua (Serda) Nurhadi saat mengantar orang sakit dan sempat viral di media sosial (medsos) mendapat perhatian serius dari Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya. Bahkan pihak Kodam mengecam keras tindakan penagih utang.

“Satuan TNI Angkatan Darat (AD), khususnya Kodam Jaya tidak mentolerir atas perlakuan dari pihak penagih utang yang secara arogan mengambil paksa kendaraan yang dikemudikan Serda Nurhadi sebagai Babinsa, yang akan menolong warga sakit dan memerlukan pertolongan untuk dirawat di Rumah Sakit,” ujar Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin B.S. di Jakarta, Sabtu (8/5/2021).

Dia menegaskan, tindakan mengambil kendaraan bermotor secara paksa (perampasan) dapat dijerat/dikenakan Pasal 365 KUHAP mengenai pencurian dengan kekerasan sebagai pemberatan dari pasal pencurian biasa,sebagai mana dimaksud dalam pasal 362 KUHAP.

Berita Terkait

Herwin menjelaskan, Serda Nurhadi yang mengemudikan mobil jenis Honda Mobilio Nopol B 2638 BZK Warna Putih merupakan Babinsa Ramil Semper Timur II/05 Komando Distrik Militer (Kodim) 0502/ Jakarta Utara.

Namun, Serda Nurhadi bukan pemilik kendaraan tersebut, melainkan hanya ingin menolong seorang warga Tanjung Priok berobat. Kejadiannya pada Kamis (6/5/2021) sekitar pukul 14.00 Wib, Serda Nurhadi yang berada di Kantor Kelurahan Semper Timur mendapat laporan dari anggota PPSU yang melihat ada kendaraan yang dikerubuti oleh kurang lebih 10 orang, sehingga menyebabkan kemacetan.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button