Megapolitan

Sentra Vaksinasi BUMN Jalankan Prokes Ketat

Mengingat operasional khusus bidang medis berada di bawah koordinasi Pertamedika Indonesia Healthcare Corporation (IHC), maka semua limbah medis, antara lain jarum suntik No 23 G, sarung tangan karet, plester, dll dibawa ke RS Pusat Pertamina.

“Untuk menangani waste management, terutama limbah medis, semuanya dibawa ke RSPP untuk diproses sesuai standar proses pembuangan limbah dalam rumah sakit. Jadi tidak sembarangan. Bahkan setiap hari setelah kegiatan selesai, seluruh ruangan disemprot disinfektan berulang kali,” kata Rainier.

Untuk menangani aneka limbah, Sentra menyediakan 175 tempat sampah dan 430 pak plastik limbah medis dan non medis. Lalu untuk prokes disediakan 300 botol hand sanitizer, 300 kotak masker, 250 buah faceshield, 40 disposafe box, 25 galon disinfektan, serta 25 galon hand sanitizer dalam bentuk isi ulang.

“Apa yang sudah kami lakukan di Sentra ini bisa dijadikan standar bagi pihak lain yang ingin menggelar lokasi vaksinasi yang mengundang dan melibatkan banyak orang untuk beroperasi,” ujar Rainier yang juga menjabat sebagai Direktur Transformasi Bisnis Pertamedika Indonesia Healthcare Corporation (IHC).

Kuncinya, lanjut dia, kerja sama dengan RS terdekat untuk pengelolaan limbah dan berusaha meminimalisir kerumuman sehingga upaya untuk memvaksin ribuan orang dengan aman dan sehat bisa berjalan lancar.

Hingga hari ke-10, Sentra Vaksinasi Bersama BUMN telah melakukan suntikan vaksin terhadap 63.633 orang. Jumlah itu diperoleh setelah pada Kamis, sebanyak 2.848 lansia dan 2.978 pekerja layanan publik berhasil divaksinasi. (bro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button