Internasional

Mantan Presiden Ditahan, Afsel Rusuh

INDOPOSCO.ID – Suasana di Afrika Selatan makin memanas. Aksi massa kemarin diwarnai dengan penjarahan di kawasan pertokoan dan perkantoran, Rabu (14/7). Kerusuhan massa itu bermula dari aksi demonstrasi massa menentang penahanan mantan presiden Jacob Zuma.

Dalam sepekan terakhir kerusuhan di Afsel, setidaknya 70 warga meninggal dunia, ratusan luka dan menghancurkan ratusan toko dan tempat usaha akibat penjarahan dan lerampokan oleh massa.

Selain tercatat sebagai salah satu Kerusuhan terburuk di Afsel, aksi ini juga membuat sejumlah pelayanan rumah sakit di Afsel lumpuh. Padahal, rumah sakit sedang sibuk-sibuknya menangani gelombang ketiga COVID-19. Bahkan, sebuah kilang minyak yang sedang beroperasi juga dipaksa berhenti karena kerusuhan tersebut.

Diketahui, kemarahan sebagian besar masyarakat Afrika Selatan karena penahanan mantan presiden Jacob Zuma. Karena aksi protesnya tidak ditanggapi, akhirnya kemarahan massa tidak terkendali dan berujung dengan kerusuhan dan penjarahan.

Seperti diberitakan media setempat, Jocob Zuma diduga terlibat dalam dugaan Korupsi semasa menjabat sebagai presiden. Karena dipanggil penyidik dia tidak kunjung datang, akhirnya dia ditahan.

Sejak mendengar penahanan itu, kemarahan warga dengan cepat meluas. Dalam semalam, kerusuhan merembet hingga ke dua provinsi lain, Mpumalanga dan Northern Cape.

Selain merusak fasilitas umum, massa yang mengamuk juga menjarah sejumlah toko di Kota Hammersdale, Kwazulu-Natal, pada Rabu.

Stasiun-stasiun TV lokal menyiarkan aksi penjarahan di kotapraja Soweto dan Durban, kota pelabuhan Samudera Hindia.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button