Internasional

Malaysia Khawatirkan Penyitaan Aset Petronas di Sudan

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Malaysia mengkhawatirkan isu penyitaan aset milik Petronas di Khartoum, Sudan, oleh pemerintah transisi negara Afrika itu yang mengaitkan Petronas Sudan Complex dengan alasan didapat dengan cara ilegal oleh pemerintahan sebelumnya.

Kementerian Luar Negeri Malaysia dalam pernyataannya pada Rabu (13/10) berkata sejak isu itu timbul pada Desember 2020, pihaknya sudah bekerja sama dengan Petronas, termasuk melalui Kedutaan Besar Malaysia di Khartoum, untuk menanggulangi perkara itu.

Kemlu berterus terang sudah melaksanakan usaha diplomatik, termasuk memanggil Kuasa Usaha Sudan di Kuala Lumpur 2 kali untuk mengantarkan kebingungan Malaysia, dan akan terus memantau kemajuan isu itu untuk melindungi kepentingan Malaysia di Sudan.

Pemerintah Malaysia sudah memohon pemerintah Sudan untuk menghormati Perjanjian Promosi dan Perlindungan Investasi Bilateral yang disetujui kedua negara, tutur Kemlu. Pemerintah Sudan pula dimohon untuk menghormati status Kedutaan Besar Malaysia selaku suatu entitas diplomatik.

Meski Petronas telah berupaya menuntaskan permasalahan itu, Kemlu berambisi supaya permasalahan itu bisa lekas dituntaskan dengan baik untuk menjaga hubungan Malaysia-Sudan.

Kemlu pula mengantarkan bahwa seluruh warga negara Malaysia yang tinggal di Sudan telah melapor ke kedutaan dan terletak dalam keadaan selamat.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button