Nasional

Lokakarya Regional, Kementan dan APO Bidik Milenial Bangun Pertanian

INDOPOSCO.ID – Peluang dan tantangan mempromosikan keterlibatan generasi milenial, serta kebijakan menarik minat pemuda ke pedesaan untuk membangun sektor pertanian, menjadi penentu pencapaian ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan di Indonesia maupun kawasan Asia.

Topik bahasan tersebut mengemuka pada Lokakarya (Workshop) pada Rabu (7/4/2021) yang diinisiasi Kementerian Pertanian (Kementan) RI, khususnya Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) bersama organisasi regional, Asian Productivity Organization (APO) yang berkedudukan di Tokyo, Jepang.

Komitmen dan dukungan Indonesia dikemukakan oleh Sekretaris BPPSDMP Kementan Siti Munifah pada Workshop APO bertajuk ‘Inisiatif Kebijakan untuk Menarik Generasi Muda dan Mencegah Atrisi di Pertanian’ yang diikuti secara virtual oleh 33 peserta dari Kamboja, Bangladesh, India, Indonesia, Iran, Pakistan, Filipina, Taiwan, Sri Langka, dan Turki.

Mewakili Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi, Siti Munifah menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berproduksi guna memenuhi kebutuhan pangan 270 juta jiwa, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan meningkatkan ekspor komoditas pertanian.

“Kementan juga berkomitmen mempersiapkan SDM pertanian yang berjiwa wirausaha melalui penciptaan 2,5 juta wirausaha pertanian milenial hingga 2024,” kata Siti Munifah pada workshop secara daring (online) yang dijadwalkan berlangsung hingga hari ini, Kamis (8/4/2021).

Dalam kesempatan terpisah, Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan, kegiatan Workshop APO ini guna mempelajari serta meninjau inisiatif dan skema kebijakan, selain menarik generasi muda ke pedesaan dan bekerja di sektor pertanian.

“Melalui workshop, kita identifikasi dan promosikan praktik-praktik terbaik yang mendukung ketertarikan generasi muda ke pertanian, dan mendiskusikan peluang dan tantangan dalam mempromosikan keterlibatan pemuda di sektor pertanian,” katanya.

Menurut Dedi, hal itu sejalan dengan instruksi dan arahan Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo yang mengharapkan transformasi ilmu dari Workshop APO, bisa menjadi ajang berbagi informasi dan ilmu bagi kemajuan pertanian di Indonesia maupun Asia. “Termasuk tentunya peningkatan kualitas SDM pertanian,” tandasnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button