Nusantara

Lindungi Masyarakat, Dua Kantor Bea Cukai ini Musnahkan Barang Kena Cukai Ilegal

INDOPOSCO.ID – Sebagai tindak lanjut penindakan cukai, dua kantor pelayanan Bea Cukai, yakni Bea Cukai Sidoarjo dan Bea Cukai Makassar menggelar pemusnahan barang-barang kena cukai ilegal yang diamankan dari penindakan dan telah berstatus sebagai barang milik negara (BMN). Pemusnahan tersebut dilaksanakan sebagai upaya melindungi masyarakat dari barang kena cukai ilegal dan diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku pelanggaran cukai.

“Bea Cukai juga secara persuasif terus mengajak seluruh pelaku usaha di bidang cukai untuk menaati aturan dan ketentuan cukai yang berlaku, sehingga ke depan tidak ada lagi pelanggaran yang dilakukan oleh pengusaha pabrik barang kena cukai, baik rokok, minuman mengandung ethil alkohol (MMEA), hasil produksi tembakau lainnya (HPTL/vape/e-liquid), baik dalam hal produksi, perizinan, maupun peredarannya. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan iklim usaha yang kondusif dan mengoptimalkan penerimaan keuangan negara dari sektor cukai. Selain itu, kami berkomitmen untuk melayani masyarakat dan memberikan berbagai kemudahan melalui fasilitas dan relaksasi kebijakan di tengah kondisi pandemi Covid-19, serta tetap menjalankan fungsi pengawasan untuk melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang berbahaya dan ilegal,” ungkap Kepala Seksi Humas Bea Cukai, Sudiro pada Kamis (22/7).

Dikatakan Sudiro, pada tanggal 13 Juli 2021 lalu Bea Cukai Sidoarjo memusnahkan 10.960.000 batang rokok, 5.610 mililiter HPTL, dan 159 botol MMEA hasil dari 51 kali kegiatan penindakan di bidang cukai selama kurun waktu Agustus 2020 sampai Maret 2021. Barang kena cukai tersebut diperkirakan bernilai Rp11 miliar rupiah dengan potensi kerugian negara sebesar Rp4,9 miliar. “Dalam kondisi pandemi ini, para pelaku memanfaatkan situasi untuk mengedarkan barang ilegal tersebut dengan modus melalui pengiriman ekspedisi pada tengah malam untuk dikirimkan ke Sumatra dan Kalimantan,” jelasnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button