Nusantara

Langgar PPKM Darurat, 15 Rumah Makan di Kota Serang Ditutup Tiga Hari

INDOPOSCO.ID – Kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes) di wilayah Kota Serang masih minim. Hal itu dibuktikan dengan adanya 15 rumah makan terpaksa ditutup sementara selam tiga hari, karena melanggar Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kepala Kepala Satpol PP Kota Serang, Kusna Ramdani mengatakan, ada 15 tempat rumah makan yang dilakukan penutupan selama 3×24 jam karena melayani makan di tempat di atas jam operasional.

“Ada juga yang ditutup sementara karena menyediakan makan di tempat di luar operasional, itu ada 15 titik rumah makan. Kita ada penutupan sementara tiga kali 24 jam,” katanya saat ditemui di Diskominfo Kota Serang, Rabu (14/7/2021).

Menurut Kusna, sejauh ini ada 120 pelanggar prokes di Kota Serang. Dari jumlah itu, 40 pelanggar telah disanksi tindak pidana ringan (Tipiring), sementara sisanya disanksi sosial dan teguran.

“Kalau sampai sekarang pelanggaran totalnya ada 120 orang. Yang 40 orang di tipiring dan selebihnya terguran tertulus, sanksi sosial,” ujarnya.

Jika pelanggar yang ditegur tertulis melakukan pelanggaran lagi, maka petugas tidak akan segan untuk memberikan sanksi tipiring atau denda. Sementara 15 rumah makan yang ditutup, boleh berjualan kembali dengan patuh pada aturan yang berlaku.

“Kalau tidak melanggar lagi mah boleh lagi dagang, tapi emngikuti aturan tidak menyediakan makan di tempat, tidka melebihi jam operasional. Kalau mereka masih melanggar, akan kita tipiring. Saya usahaan minggu ini (sidang tipiring lagi),” tegasnya. (son)

Sponsored Content
Back to top button