Nusantara

Lakukan Ujaran Kebencian di Medsos, Warga Cilegon Diciduk Polisi

INDOPOSCO.ID – Hati hati membuat status di media sosial (Medsos) jika tak mau bernasib sama dengan Edward J Franz Antonio, warga Cilegon, Banten, yang kini harus meringkuk di penjara karena melakukan ujaran kebencian dan menyinggung Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA) di akun facebook miliknya

Edward diciduk oleh satuan tugas (Satgas) Ditreskrimsus Polda Banten, karena diduga telah memosting narasi bernada ujaran kebencian dan SARA.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi yang dikonfirmasi membenarkan, adanya penangkapan terhadap Edward tersebut.

“Benar, berdasarkan laporan polisi nomor LP/A/263/VII/RES.2.5./2021/SPKT III. Ditreskrimsus/Polda Banten, Ditreskrimsus Polda Banten telah mengamankan EJ (51) pria asal Cilegon yang sehari-harinya berprofesi sebagai wiraswasta pada Rabu (14/7) lalu,” terang Edy, Sabtu (17/7/2021).

Edy Sumardi mengatakan, pada postingan pelaku diduga kuat dapat menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button