Headline

KPK Sesalkan Azis Syamsuddin Terjerat Kasus Suap

INDOPOSCO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat menyayangkan perbuatan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin (AZ) yang terjerat kasus dugaan suap penanganan perkara korupsi yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah.

“Kami, tentu kita semua segenap anak bangsa sangat menyayangkan perbuatan para pelaku korupsi termasuk yang dllakukan oleh AZ,” ucap Ketua KPK Firli Bahuri seperti dikutip Antara, Sabtu (25/9/2021).

Firli mengatakan Azis sebagai penyelenggara negara dan wakil rakyat seharusnya menjadi contoh agar tidak melakukan korupsi. “Karena sesungguhnya sebagai penyelenggara negara dan wakil rakyat yang telah menerima kepercayaan dari rakyat tidak semestinya melakukan perbuatan tersebut dan selayaknya menjadi contoh kita semua untuk dharma bakti kita, karya kita kepada bangsa negara dan juga pengabdian kita kepada ibu pertiwi untuk terus menghindari praktik-praktik korupsi dan tentu kita punya mimpi Indonesia bebas dari korupsi,” ujarnya.

Firli menegaskan bahwa KPK tetap berkomitmen memberantas korupsi tanpa pandang bulu. “KPK dari awal selalu kami sampaikan bahwa KPK tetap berkomitmen melakukan pemberantasan korupsi terhadap siapapun juga, karena prinsip KPK tidak pernah pandang bulu terhadap pelaku korupsi,” ucap Firli.

Dalam konstruksi perkara, KPK menduga Azis memberikan suap kepada mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju (SRP) senilai Rp3,1 miliar. “Sebagaimana komitmen awal pemberian uang dari AZ kepada SRP dan MH (Maskur Husain/advokat) sebesar Rp4 miliar yang telah direalisasikan baru sejumlah Rp3,1 miliar,” ucap Firli.

Firli menjelaskan sekitar Agustus 2020, Azis yang merupakan politikus Partai Golkar itu menghubungi Robin serta meminta tolong mengurus kasus yang menyangkut Azis dan Aliza Gunado (AG) yang masih dilakukan penyelidikannya oleh KPK.

Aliza Gunado merupakan kader Partai Golkar yang pernah menjabat sebagai mantan Wakil Ketua Umum PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG). “Selanjutnya, SRP menghubungi MH untuk ikut mengawal dan mengurus perkara tersebut,” ungkap Firli.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button