Headline

KPK Sebut Komitmen Pencegahan Korupsi di Kota Serang Rendah

INDOPOSCO.ID – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan dalam rangka pencegahan korupsi dinilai masih rendah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu terlihat dari skor pada Monitoring Center for Prevention (MCP) yang dibuat KPK, masih relatif rendah. MCP merupakan tolok ukur yang dibuat KPK dalam upaya mencegah terjadinya tindak pidana korupsi.

Direktur Koordinasi Supervisi (Korsup) Wilayah II KPK Yudhiawan Wibisono menyampaikan, pencapaian Pemkot Serang di 2020 dalam perbaikan tata kelola pemerintahan, yang tercakup dalam sejumlah area intervensi pada aplikasi MCP, masih relatif rendah.

“Skor MCP Kota Serang di tahun 2020 masih rendah, terutama di tiga fokus area, yakni optimalisasi pajak daerah, pelayanan terpadu satu pintu, dan pengadaan barang dan jasa. Untuk itu, kami minta Pemkot Serang berupaya membenahinya di tahun 2021 ini,” ujar Yudhiawan, saat bertemu Wali Kota Serang Syafrudin di Kantor Wali Kota, Kawasan Kota Serang Baru, Kelurahan Bajar Agung, Provinsi Banten, Kamis (4/3/2021).

Pertemuan ini dalam rangka menegaskan komitmen Pemkot Serang untuk membenahi tata kelola pemerintahan di lingkungannya pada tahun 2021.

Yudhiawan mengatakan capaian skor MCP Pemkot Serang di tahun 2020 adalah 69,55 persen. Skor MCP Pemkot Serang di tahun 2020 ini menempatkannya pada peringkat 251 secara nasional dari total 542 pemerintah daerah.

“Peringkat ini relatif rendah, meskipun skor ini di atas rata-rata skor nasional yang mencapai 64 persen,” katanya.

Rinciannya adalah optimalisasi pajak daerah 51,94 persen, manajemen aset daerah 71,44 persen, perencanaan dan penganggaran APBD 76,30 persen, pengadaan barang dan jasa 63,13 persen, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) 61,28 persen, manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) 84,90 persen, dan penguatan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) 78,52 persen.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button