Headline

Korban Perundungan dan Kekerasan Seksual KPI Sudah Lapor Polisi

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat berinisial MS yang diduga sebagai korban perundungan dan pelecehan oleh rekan kerjanya telah melaporkan perlakuan tersebut kepada polisi.

Juru Bicara MS, Muhammad Mu’alimin mengaku, telah menulis berita acara pemeriksaan (BAP) di Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Pusat pada, Rabu (1/9/2021) malam.

“Sudah. Tadi malam sudah laporan resmi ke Polres Jakarta Pusat. Sudah BAP,” kata Mu’alimin melalui gawai di Jakarta, Kamis (2/9/2201).

Laporan itu telah diterima polisi dan teregister dengan nomor laporan: LP/B/1183/X/2021/SPKT/Polres Metro Jakpus/Polda Metro Jaya.

Pihaknya menginginkan upaya hukum ini, membuat perkara tersebut segera dapat penanganan dari pihak berwajib. “Kami menegaskan sekali lagi agar kasus ini diproses hukum dan sampai di pengadilan,” imbuhnya.

Sehingga para pelaku mendapat ganjaran setimpal. Pihaknya juga ingin pihak KPI Pusat memberikan tindakan tegas kepada pelaku perundungan dan pelecehan seksual.

“Jadi tidak ada penyelesaian secara kekeluargaan. Kami ingin 8 pelaku diseret ke meja hijau. Dan kami ingin KPI memecat karyawan yang terlibat dalam perbuatan pelecehan dan bully tersebut,” jelas Mu’alimin.

Sebab selama perlakuan yang dialami korban, para pelaku masih bebas berkeliaran di lingkungan KPI dan tidak pernah meminta maaf kepada korban.

“Terlebih satupun pelaku sama sekali tak ada yang mengunjungi korban untuk sekedar minta maaf atau mengakui kesalahan,” ujarnya.

Beredar pesan berantai di WhatsApp soal dugaan pelecehan seksual yang terjadi di KPI Pusat. Korban berinisial MS bahkan sudah pernah mengadukan ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia pada 2017.

Dalam pesan tersebut, korban yang merupakan seorang pria mengaku sudah mengalami perundungan sejak 2011, sejak bergabung dengan KPI.  (dan)

Sponsored Content
Back to top button