Nasional

Komnas HAM Khawatir dengan Krisis Politik dan Kemanusiaan di Myanmar

INDOPOSCO.ID – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyampaikan kekhawatirannya terkait implikasi kudeta politik dan krisis kemanusiaan di Myanmar terhadap situasi pelaksanaan prinsip HAM di ranah regional.

Dalam pemantauannya, melalui pemberitaan global secara seksama, Komnas HAM RI mencermati menguatnya praktik otoritarianisme di kawasan Asia Tenggara.

“Indikasinya mengarah kepada semakin menyempitnya ruang untuk peduli pada isu-isu HAM dan demokrasi serta di sisi lain semakin maraknya praktik kekerasan dan diskriminasi. Situasi tersebut membuat negara-negara kawasan Asia Tenggara rentan untuk diintervensi oleh kekuatan anti demokrasi dan HAM,” ujar Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, Kamis (22/4/2021).

Untuk itulah, dia berharap semua pihak menahan diri, menggelar dialog konstruktif, dan berusaha mencari penyelesaian positif dan damai. Kondisi damai tersebut, kata dia, demi menciptakan stabilitas politik, hukum, dan HAM yang menjadi indikator penting dalam mendukung aktivitas perekonomian di Myanmar maupun negara-negara kawasan Asia Tenggara lainnya.

Selain itu, pihaknya juga memberikan rekomendasi bagi pemerintah Indonesia dalam menghadapi krisis kemanusiaan di Myanmar. Pemerintah Indonesia, lanjut dia, sebaiknya menjalankan prinsip-prinsip hubungan luar negeri yang selain berlandaskan ke Piagam ASEAN, juga bersandar kepada ASEAN Human Rights Declaration yang mengakui dan menghormati prinsip dan norma hak asasi manusia.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button