Nasional

Komitmen Pemerintah dalam Percepatan Penyelesaian Permasalahan Tanah Transmigrasi di Kabupaten Paser

INDOPOSCO.ID – Dalam rangka efektivitas pelaksanaan program Reforma Agraria, perlu dilakukan percepatan penyelesaian masalah tanah transmigrasi yang merupakan bagian dari program Reforma Agraria. Dalam rangka mempercepat, memperlancar dan mengefektifkan pelaksanaan penyelesaian masalah tanah transmigrasi di seluruh Indonesia termasuk juga di Kabupaten Paser, pada Agustus 2020 lalu telah dibentuk Tim Lintas Sektor (Tim Lintor) yang terdiri dari unsur-unsur kementerian terkait yang juga merupakan bagian dari Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA).

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Surya Tjandra yang hadir secara daring pada kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) GTRA Kabupaten Paser pada Rabu (14/7/2021), mengatakan dengan sudah terbentuknya Tim Lintor dan teridentifikasinya tipologi permasalahan tanah transmigrasi, merupakan sinyal baik untuk percepatan penyelesaiannya.

“Setelah kita mengetahui dan memahami berbagai permasalahan yang ada, tugas kita ke depan adalah belanja solusi untuk menjawab setiap persoalan di lapangan,” ujar dia.

Lebih lanjut, Surya Tjandra menuturkan untuk menyelesaikan persoalan yang sudah ada, jangan sampai menciptakan masalah baru. Maka dari itu, perlu kolaborasi dan dukungan semua pihak dalam mencari inisiatif, terobosan serta solusi atas permasalahan tanah transmigrasi di Kabupaten Paser.

“Intinya pemerintah terus berkomitmen dan tidak melupakan masalah masyarakat transmigrasi ini, terima kasih atas partisipasi dan keaktifan Ibu Bapak sekalian untuk bersama menyelesaikan persoalan yang ada. Salut!,” tegas Surya Tjandra.

Pada kesempatan yang sama, hadir pula secara daring Direktur Pengukuran dan Pemetaan Dasar Pertanahan Ruang pada Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang Kementerian ATR/BPN, Agus Wahyudi.

Ia mengatakan kunci penyelesaian persoalan tanah transmigrasi adalah, pertama sinkronisasi data khususnya data spasial setiap wilayah, kedua koordinasi lintas sektor, ketiga dukungan terobosan regulasi dan terakhir persoalan penganggaran.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button