Nasional

KLHK Paparkan Capaian Penghapusan Merkuri di Indonesia

INDOPOSCO.ID – Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Rosa Vivien Ratnawati memaparkan capaian penghapusan merkuri, termasuk menekan penggunaan di penambangan emas skala kecil sebesar 10,45 ton.

Dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa (10/8/2021), Dirjen PSLB3 Vivien menjelaskan Indonesia sudah memiliki rencana aksi nasional (RAN) Pengurangan serta Penghapusan Merkuri (RAN PPM) sejak 2019 yang sudah membuahkan hasil dalam beberapa tahun terakhir.

“Penghapusan merkuri di penambangan emas skala kecil berhasil dikurangi pada tahun 2019 hingga 2020 sebesar 10,45 ton,” ucap Vivien seperti dikutip Antara.

Berdasarkan informasi pelaksanaan RAN PPM 2020, pengurangan pemakaian merkuri untuk tahun 2020 di industri lampu serta baterai sudah mencapai 374,4 kg dan pengurangan emisi mengandung merkuri pada bidang prioritas energi sebesar 719 kg.

Penghapusan alat kesehatan mengandung merkuri, seperti pengukur tensi serta suhu badan, sudah dikurangi 4,73 ton. Vivien menegaskan kalau permasalahan lingkungan serta kesehatan yang diakibatkan oleh pemakaian, pelepasan serta emisi merkuri merupakan isu global yang membahayakan. Karena itu penting untuk melakukan langkah-langkah penghapusan serta pengurangan merkuri.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button