Nasional

Ketua MPR Minta Ada Adu Debat Lois dengan IDI

INDOPOSCO.ID – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo mendorong adanya diskusi terbuka antara Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Lois Owien terkait informasi mengenai Covid-19.

“Meminta Pemerintah bersama IDI melaksanakan dialog secara terbuka dengan dokter Lois Owien, terkait apa yang disampaikannya lewat media sosial beberapa waktu lalu,” ujar Bambang Soesatyo (Bamsoet) dalam keterangan tertulisnya, Rabu.

Dia menuturkan dialog tersebut perlu dilakukan secara terbuka, supaya masyarakat dapat mencermati penyebaran informasi mengenai Covid-19 secara ilmiah dan benar.

“Mengingat masyarakat disaat ini dalam situasi bimbang, yang semakin ditambah oleh adanya tekanan ekonomi yang semakin berat,” ujarnya pula.

Dengan adanya kontroversi mengenai data yang disebarkan Lois tersebut, Bambang berharap Pemerintah dapat menjelaskan pernyataan Lois berdasarkan fakta.

“Diharapkan Pemerintah dapat memberikan penjelasan ataupun keterangan berdasarkan fakta yang valid, sehingga tidak membingungkan dan meresahkan masyarakat di tengah situasi pandemi seperti saat ini,” ujarnya pula.

Lois Owien diciduk Polda Metro Jaya, di Jakarta, Minggu (11/7) sore, karena diduga melakukan tindak pidana menyebarkan berita bohong mengenai penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menjelaskan penyebaran berita bohong oleh Lois itu dapat memunculkan keributan di masyarakat serta menghalangi penanganan pandemi.

“Dokter L telah menyebarkan berita bohong dan ataupun maupun menyiarkan berita atau pemberitaan bohong dengan sengaja, yang bisa menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat dan menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah penyakit menular,” ujar Ramadhan, di Jakarta, Senin (12/7).

Ramadhan menjelaskan Lois telah menyebarkan berita bohong di media sosial. Lois menyebarkan informasi bohong kalau selama pandemi banyak orang meninggal dunia bukan karena Covid-19, melainkan oleh interaksi antarobat dan pemberian obat dalam enam jenis. (mg2)

Sponsored Content
Back to top button