Nusantara

Keren, Secara Swadaya Warga Sumbar Bangun Museum Perang

INDOPOSCO.ID – Masyarakat Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) patut diacungi jempol. Pasalnya, secara swadaya, warga mendirikan Museum Perang Sintuk untuk meningkatkan semangat perjuangan dan edukasi kepada warga setempat dan pengunjung.

“Sampai sekarang koleksi di museum ini hampir 300 buah,” ujar Rio Tampati Putra (36), pendiri yang juga Kepala Museum Perang Sintuk di Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Minggu (18/4/2021).

Dia menyebutkan koleksi di museum yang rencananya akan diresmikan usai Lebaran 2021 tersebut diantaranya senapan serta perlengkapan perang lainnya, replika baju pejuang Indonesia, helm tentara Belanda, uang lama, dan foto prajurit Belanda.

Koleksi tersebut dikumpulkannya semenjak ia kecil hingga dirinya sekarang membangun museum dengan warga lainnya di daerah itu. Koleksi tersebut tidak saja berasal dari Padang Pariaman namun juga berbagai daerah salah satunya Jakarta.

Dia menyampaikan karena pihaknya memiliki sejumlah replika pakaian dan senapan maka pengunjung dapat memanfaatkannya untuk berfoto di dalam museum itu secara gratis.

Ia menjelaskan didirikannya museum tersebut di Nagari Sintuak karena daerah itu dahulunya merupakan lokasi bersejarah yaitu pernah terjadi kontak senjata antara pejuang Indonesia yang dibantu warga setempat dengan Belanda.

Bahkan, lanjutnya salah satu lapangan di daerah itu dijadikan tempat naik dan turunnya pesawat penjajah dan sekarang dijadikan sebagai lokasi bangunan sekolah oleh pemerintah.

“Sejarah itu kami peroleh dari orang-orang tua, jika mereka mengetahui ada benda antik dan bersejarah maka kami akan menelusurinya untuk meminta disumbangkan ke museum ini,” katanya dilansir Antara.

Di museum tersebut juga dikoleksi koran-koran lokal lama, majalah dan buku lama, televisi jadul, serta produk kecantikan dan kebersihan tempo dulu. Pihaknya berharap adanya bantuan dari berbagai pihak dalam hal pengadaan etalase untuk memajang koleksi yang ada dan keperluannya lainnya yang dapat mendukung keberadaan museum tersebut.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button