Nusantara

Kepsek SMKN 1 Malingping Dituding Lebih Setahun Tidak Ngantor

INDPOSOCO.ID – Sejumlah wali murid dan guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten, untuk mengevaluasi jabatan kepala SMKN 1 Malingping berinisial JH.

Mereka menuding, sudah lebih dari satu tahun kepsek JH tersebut tidak pernah ngantor dengan alasan sakit, sehingga untuk keperluan administrasi sekolah, para guru terpaksa datang ke rumah kepala sekolah di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak yang berjarak lebih dari 150 km dari sekolah.

”Kami minta kepala Dindikbud dan BKD Banten untuk mengevaluasi jabatan kepsek SMKN 1 Malingping yang jarang ngantor, karena hanya untuk keperluan tanda tagan berkas, kami yang harus datang ke kediaman beliau di Cipanas yang jaraknya ratusan kilo meter dari sekolah,” ungkap seorang guru yang enggan ditulis namanya kepada indoposco,Jumat (3/9/2021).

anymind

Hal senada dikatakan oleh Rohman, seorang wali murid yang berharap Dindikbud dan BKD sesekali datang melakukan monitoring ke sekolah untuk mengecek kehadiran kepala sekolah.”Kalau bisa Dindikbud dan BKD jangan hanya menerima laporan tertulis kehadiran kepala sekolah, namun sesekali datang ke sekolah mengecek kehadiran kepala sekolah.Karena setahu kami di Pemprov Banten itu ada pemberlakuan WFH (Work From Home) dan ada WFO (Work From Office) secara bergiliran,” ungkap Rohman.

Lia, seorang murid yang ditemui mengaku mendapatkan kabar jika kepala sekolah sudah lama menderita sakit sehingga jarang datang ke sekolah. Apalag,selama ini pembelajaran dilakukan secara daring karenanya adanya wabah Corona.” Kata teman teman pak kepsek sedang sakit, namun sakitnya apa saya tidak tahu,” ujarnya.

Menurut Lia, kemungkinan kepsek jarang datang ngantor ke sekolah, selain rumah kepsek jauh dari sekolah, juga adanya pembelajaran secara daring akibat wabah Corona.” Kan rumahnya pak Jahar di Kecamatan Cipanas.Lagian kalau datang ke sekolah juga mungkin percuma karena belajar daring,” cetusnya.

Kepala Dinas Dindikbud Banten Tabrani, dan Kepala BKD Banten Komarudin, hingga saat ini belum bisa diminta tanggapan adanya kepala sekolah di Malingping yang sudah lebih dari satu tahun tidak pernah ngantor. (yas)

Sponsored Content
Back to top button