Headline

Kepala Daerah Jangan Takut Berinovasi

INDOPOSCO.ID – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri (Badan Litbang Kemendagri) Agus Fatoni berharap para kepala daerah tidak takut untuk dalam berinovasi sebab amanat untuk berinovasi sudah didukung oleh regulasi yang lengkap, mulai dari undang-undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden hingga Peraturan Menteri Dalam Negeri.

“Jadi Kepala Daerah jangan ragu untuk melahirkan ide, gagasan, dan inovasi. Asalkan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang ada, setiap inovasi tidak akan dipidanakan,” kata Fatoni seperti dilansir Antara, Rabu (14/7/2021).

Dikatakan kebijakan inovasi mendapat jaminan perlindungan hukum, seperti yang diatur pada Pasal 389 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Pasal itu menyebutkan dalam melaksanakan inovasi yang telah menjadi kebijakan pemerintah daerah walau inovasi itu tidak mencapai sasaran yang telah ditetapkan, aparatur sipil negara tidak akan dipidana.

Selain itu, pengaturan mengenai prinsip, bentuk, kriteria, dan mekanisme dalam berinovasi sudah dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah. Semua landasan hukumnya, dibuat agar inovasi dapat tumbuh pesat dan berdampak pada peningkatan pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat, dan daya saing daerah.

“Pada era saat ini, aparatur negara harus mengubah pola pikir dan metode kerja. Jangan terjebak dalam rutinitas dan business as usual. Inovasi harus jadi budaya kerja yang baru,” kata Fatoni.

Menurutnya, daerah perlu didorong untuk lebih giat menghasilkan inovasi karena adanya tuntutan masyarakat agar pelayanan publik semakin berkualitas. “Pelayanan publik perlu dibuat lebih cepat, lebih pintar, lebih murah, lebih mudah, lebih baik, dan lebih nyaman,” kata Fatoni.

Ditambahkan inovasi yang dilakukan daerah akan bisa menjawab tren peningkatan pengguna seluler dan internet di Indonesia. Inovasi daerah yang agresif akan mendorong peningkatan posisi Indonesia dalam Global Innovation Index (GII) dan Global Competitiveness Index (GCI).

“Oleh sebab itu, inovasi bukan lagi suatu kewajiban, namun sudah menjadi sebuah kebutuhan. Saya harap daerah akan terus memelihara ekosistem inovasi di wilayahnya,” ujar Fatoni. (wib)

Sponsored Content
Back to top button