Nasional

Kementan Targetkan Efisiensi Distribusi dan Harga Lewat Sentra Jagung Baru

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan kualitas jagung secara merata sesuai standar mutu pembuatan pakan ternak. Tidak hanya itu, saat ini juga perlu dilakukan pengembangan sentra-sentra jagung baru sebagai langkah nyata dalam menjaga efisiensi distribusi sekaligus harga jagung.

Kepala Subdirektorat Mutu dan Standardisasi, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Muhammad Gazali mengatakan waktu produksi dan sentra produksi saat ini masih terpusat pada beberapa daerah di antaranya, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung, Pulau Jawa, Sulawesi Selatan, Gorontalo, serta Nusa Tenggara Barat.

“Adapun puncak panen berada pada periode Februari-Maret. Artinya di luar daripada sentra ini kita bisa asumsikan di waktu tertentu mungkin kesulitan terkait harga itu mungkin bisa terjadi,” ucap Gazali dalam paparannya dalam webinar Pusat Kajian Pertanian Pangan dan Advokasi, Selasa (20/4/2021).

Gazali menambahkan puncak panen terjadi pada periode Februari – Maret dengan produksi kurang lebih 30 persen dari total target produksi tahunan. Melihat hal tersebut, pengembangan sentra jagung baru dinilai menjadi satu-satunya cara agar ada manajamen stok dan distribusi yang lebih memadai. Pasalnya, kebutuhan jagung terus sepanjang tahun.

“Sentra-sentra baru ini kita buat untuk membuat pergeseran antar wilayah dan produksi tersebut. Sekarang kurang lebih 60 persen dari produksi jagung itu ada di Pulau Jawa selebihnya di luar Jawa,” terangnya.

Gazali mengatakan dengan adanya pengembangan sentra jagung baru ini diharapkan dapat memotong rantai distribusi sehingga dapat menghemat waktu dan harga termasuk dalam produksi pakan ternak. Tidak hanya itu, Kementan juga saat ini memperbanyak memberian alat mesin pertanian seperti penggering untuk mencegah penurunan kualitas panen jagung utamanya saat musim hujan tiba.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button