Nasional

Kementan Sertifikasi Penyuluh THL-TBPP Maluku Dukung KUR dan Ekspor

INDOPOSCO.ID – Guna meningkatkan produktivitas pertanian Maluku, Kementerian Pertanian (Kementan) RI menggelar Sertifikasi bagi Penyuluh THL-TBPP, untuk mendukung program Kementerian Pertanian RI, khususnya Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan ekspor. Pelatihan berlangsung secara daring di Balai Diklat Pertanian Pemprov Maluku pada Rabu (1/9/2021).

Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa pertanian tidak boleh berhenti dalam kondisi apa pun. Pasalnya, pangan adalah kebutuhan pokok rakyat yang mendukung stabilitas dan pembangunan nasional.

“Pertanian menyangkut kelangsungan hidup rakyat, maka penyuluh berperan penting sebagai garda terdepan dalam peningkatan produktivitas pertanian, untuk mewujudkan swasembada pangan melalui penerapan inovasi teknologi pertanian yang modern,” kata Mentan Syahrul.

Guna mendukung hal itu, dituntut pengakuan kompetensi penyuluh pertanian melalui Sertifikasi. Dahulu, kegiatan sertifikasi hanya bagi penyuluh ASN, namun keterbatasan jumlah penyuluh ASN di lapangan maka penyuluh THL-TBPP turut diuji kompetensinya melalui sertifikasi.

Dedi Nursyamsi selaku Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) mengatakan bahwa pada 2021, sebanyak 2.168 orang THL-TBPP di 34 provinsi akan disertifikasi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Kementan (LSP). Sampai saat ini sekitar 1.024 penyuluh telah mengikuti Sertifikasi Kompetensi Penyuluh THL-TBPP, yang dimulai sejak 2 Agustus 2021.

“Setelah selesai sertifikasi, THL-TBPP akan disiapkan untuk mengimplementasikan peran BPP KostraTani dalam mendukung KUR dan ekspor komoditas pertanian, sebagai salah satu Program Utama Kementan saat ini,” kata Dedi.

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan BPPSDMP) Leli Nuryati mengingatkan bahwa Kementan telah memiliki LSP yang didukung Assesor profesional dan Tempat Uji Kompetensi (TUK) sudah terverifikasi, sehingga kegiatan sertifikasi dilaksanakan secara terukur dan profesional.

“Dengan sertifikasi, kita asah kemampuan penyuluh sebagai ujung tombak pembangunan pertanian,” kata Leli Nuryati membuka Sertifikasi THL-TBPP secara daring yang dihadiri Koordinator Kelompok Standardisasi dan Sertifikasi Profesi Puslatan, Riza Fachrizal.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Sabir, menyampaikan TUK BBPP Batangkaluku memiliki target sertifikasi THL-TBPP sebanyak 749 orang. “Sampai saat ini, sudah 81 orang telah disertifikasi dan dinyatakan kompeten.”

Pelaksanaan sertifikasi THL-TBB di Ambon, ibu kota Provinsi Maluku berlangsung pada 1 – 3 September 2021 di Balai Diklat Pertanian Provinsi Maluku, yang diikuti oleh 55 peserta.

Kepala Dinas Pertanian Maluku Djasmin Badjak mengapresiasi dukungan Kementan khususnya BPPSDMP bagi peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM pertanian khususnya THL-TBPP Maluku melalui sertifikasi.

Menurutnya, Dinas Pertanian Pemprov Maluku mendukung percepatan KUR termasuk mendukung target ekspor komoditas pertanian yang dicanangkan Mentan Syahrul Yasin Limpo.

“Penyuluh kami dorong untuk mempersiapkan petani agar dapat menghasilkan produk yang dapat diterima di pasar Eropa maupun Asia Tengah,” kata Djasmin Badjak. (ibs)

 

Sponsored Content
Back to top button